KONTENJATENG.COM, BATANG - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong Perkumpulan Pengurus Rukun Tetangga (PPRT) Kabupaten Batang menjadi percontohan bagi daerah lain di Jawa Tengah. Hal ini sebagai upaya memperkuat peran Rukun Tetangga (RT) sebagai ujung tombak pembangunan berbasis masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Luthfi saat menghadiri kegiatan Ziarah Kebangsaan PPRT Batang 2026 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-60 Kabupaten Batang, di Kompleks Makam Sunan Kajoran, Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal.
“Saya akan coba Kabupaten Batang ini menjadi role model PPRT di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah,” ujar Luthfi, dikutip dari jatengprov.go.id, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, peran ketua RT sangat strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia menegaskan, pembangunan di Jawa Tengah harus dimulai dari tingkat paling bawah, yakni RT.
“Di Jawa Tengah ada sekitar 204 ribu RT. Pembangunan kita berangkat dari RT. Soliditas di tingkat ini akan menjamin ketentraman dan kepastian bagi masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Pemprov Jateng Gencarkan Promosi Pameran Abhirama Ranggawarsita 2026, Mobil Branding Keliling Kota
Untuk mewujudkan hal tersebut, Luthfi berencana mendorong program pelatihan dan pendidikan bagi para ketua RT, agar memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsi di lingkungannya.
Diketahui, PPRT Kabupaten Batang merupakan satu-satunya organisasi RT yang terstruktur di tingkat daerah hingga nasional. Berdiri sejak 2017, organisasi ini telah menghimpun ribuan anggota dari berbagai desa di Kabupaten Batang.
Dewan Pendiri PPRT Batang, Zainal Muttaqin, menjelaskan bahwa organisasinya secara rutin menggelar ziarah kebangsaan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan sekaligus refleksi perjuangan leluhur.
“Kami berharap para RT mendapatkan bimbingan dan pelatihan agar memahami tugas pokoknya dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Batang, M Faiz Kurniawan, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan para pengurus RT. Menurutnya, peningkatan tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan kemandirian fiskal daerah.
Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Targetkan Ribuan Lubang Jalan Tuntas Sebelum Arus Mudik
Ia menambahkan, salah satu langkah strategis adalah mendorong masuknya investasi di berbagai sektor, seperti pariwisata dan perhotelan, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kita jaga keguyuban agar Batang semakin berkembang, sehingga PAD meningkat dan daerah bisa mandiri secara fiskal,” katanya.
Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan para pengurus RT, diharapkan peran RT semakin kuat dalam menjaga keharmonisan sosial, menyampaikan informasi yang akurat, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Tengah. (*)