KONTENJATENG.COM, BANYUMAS - Viral di media sosial, sebuah video memperlihatkan dua wisatawan terjebak di tengah derasnya aliran air di Curug Gomblang, Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 10 April 2026, saat debit air tiba-tiba meningkat dan membuat aliran sungai berubah keruh kecokelatan serta berarus kencang.
Dalam video yang beredar luas, terlihat dua orang berdiri di atas batu di tengah sungai, tak berani bergerak di tengah kondisi air yang terus membesar. Perekam video terdengar panik melihat situasi tersebut.
“Tidak bisa terevakuasi guys, aduh Ya Allah kasihan banget,” ujar perekam dalam unggahan yang kemudian viral dan telah ditonton jutaan kali.
Meski sempat membuat khawatir warganet, proses evakuasi akhirnya berhasil dilakukan oleh petugas setempat.
Baca Juga: Aksi Heroik Satpam BRI Ajibarang Banyumas Padamkan Minibus Terbakar Viral di Medsos
Informasi tersebut disampaikan melalui kolom komentar oleh akun yang mengaku sebagai pengelola atau penjaga curug.
Disebutkan, kedua wisatawan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa luka serius, meski mengalami trauma ringan akibat kejadian tersebut.
“Alhamdulillah untuk pengunjung aman dan tidak ada luka serius, hanya sedikit trauma,” tulisnya.
Pihak pengelola juga mengimbau para wisatawan agar lebih waspada saat berkunjung ke destinasi alam, terutama terhadap perubahan cuaca dan tanda-tanda alam yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
Peristiwa ini juga memicu berbagai pertanyaan dari warganet. Banyak yang mempertanyakan mengapa kedua wisatawan tersebut tidak segera menepi, padahal dalam video terlihat ada bagian sungai yang tampak lebih tenang.
Menanggapi hal itu, pihak petugas menjelaskan bahwa keputusan untuk tetap berada di atas batu merupakan langkah yang telah dipertimbangkan demi keselamatan.
Menurut mereka, tim sudah berada di lokasi dan tengah menyiapkan peralatan evakuasi. Dalam kurun waktu 10 hingga 15 menit, kondisi debit air diperkirakan masih stabil sehingga wisatawan diminta bertahan di titik aman sementara.
Baca Juga: Viral! Mobil Pembawa Makan Bergizi Gratis Diadang Siswa di Banyumas, Diduga Telat Distribusi
Selain itu, kondisi air yang keruh dan arus yang sebenarnya sangat kuat membuat medan di dasar sungai sulit diprediksi. Jika dipaksakan bergerak, risiko terpeleset atau terseret arus justru lebih besar.
Artikel Terkait
Ekonomi Syariah UIN Walisongo Semarang Jadi Prodi Terfavorit di SPAN-PTKIN 2026
Viral! Rumah Pasutri di Pati Dirobohkan Pakai Ekskavator di Tengah Proses Cerai
Undip Semarang Lebih Dulu Jalankan Makan Bergizi Gratis Lewat Food Truck untuk Mahasiswa