regional

Pemkab Tegal Fokus Genjot Infrastruktur dan Ekonomi Daerah di 2027

Senin, 6 April 2026 | 18:03 WIB
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, menandatangani hasil Musrenbang di Pendopo Amangkurat, beberapa waktu lalu. (Dokumentasi)

KONTENJATENG.COM, TEGAL - Pemerintah Kabupaten Tegal menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur dasar sebagai fokus utama arah kebijakan pembangunan pada 2027. Langkah ini ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menyampaikan hal tersebut dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Pendopo Amangkurat.

“Arah kebijakan pembangunan tahun 2027 difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar. Selain itu, pengembangan pariwisata berkelanjutan, penguatan ekonomi syariah, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi prioritas,” ujar Ischak, dikutip dari jatengprov.go.id, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan, Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan sekaligus merumuskan solusi atas berbagai persoalan daerah. Hasilnya akan menjadi dasar penyusunan APBD 2027 bersama DPRD Kabupaten Tegal.

Baca Juga: Viral Pengumuman Ajakan Kerja Bakti Pancuran 13 Wisata Guci Tegal, Jadi Perdebatan Warganet Soal Retribusi Tiket

Perencana Madya Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Suharyo Joko Purmono, menilai sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah memiliki potensi besar dalam mendorong pemerataan pembangunan.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan berbasis komunitas, seperti melalui BUMDes, agar manfaat ekonomi bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Penguatan ekonomi lokal berbasis komunitas sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Di sisi lain, kondisi ekonomi daerah juga menjadi perhatian. Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, mengungkapkan bahwa pada 2025 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal mencapai 5,97 persen. Namun, tingkat pengangguran terbuka masih cukup tinggi, yakni 7,61 persen.

Untuk itu, pemerintah daerah melakukan verifikasi ketat terhadap usulan Musrenbang yang mencapai Rp456 miliar, agar tetap tepat sasaran di tengah keterbatasan fiskal dan tingginya belanja pegawai.

“Sejumlah program prioritas telah disiapkan, seperti pemerataan infrastruktur, penataan kawasan perkotaan, serta pengembangan pariwisata berbasis pengalaman,” ujar Amir.

Baca Juga: Pemprov Jateng Kebut Relokasi Korban Tanah Gerak di Kabupaten Tegal, Empat Lokasi Aman Dikaji

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus didorong melalui program satu desa satu sarjana dan pemberian beasiswa bagi masyarakat kurang mampu.

Kepala Bapperida Kabupaten Tegal, Faried Wajdy, menambahkan penyusunan RKPD dilakukan secara partisipatif melalui pendekatan bottom-up. Dari 1.140 usulan di tingkat desa, disaring menjadi 314 usulan prioritas di tingkat kecamatan.

“Mayoritas usulan berkaitan dengan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan sarana pendidikan, dan layanan kesehatan,” jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini