Tak hanya itu, pendekatan inklusif juga dilakukan melalui Musrenbang tematik yang mengakomodasi aspirasi perempuan, anak, penanganan stunting, serta penyandang disabilitas.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan di Kabupaten Tegal. (*)
Artikel Terkait
Motor Terbakar di Depan SPBU Sriwijaya Semarang Viral, Pemilik dan Pihak SPBU Berdamai
Jembatan Karanganyar Kebumen Ditutup Hingga Mei 2026, Ini Rute Pengalihan Arusnya
Bantah Isu Viral, Pemkot Pekalongan Tegaskan Tak Ada Pemecatan PPPK