KONTENJATENG.COM, BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang resmi meluncurkan gerakan “Sak Minggu Sak Buku” di Kampung Literasi Pelangi, Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang.
Program ini dihadirkan untuk meningkatkan kecerdasan intelektual sekaligus membangun sikap kritis dan kreativitas anak-anak di lingkungan sekitar.
Ketua Kampung Literasi Pelangi Proyonanggan Selatan, Herin Setyowati, menjelaskan bahwa sebelum ditetapkan sebagai kampung literasi, lokasi tersebut telah lama dimanfaatkan warga untuk kegiatan pendidikan informal.
“Biasanya digunakan untuk mengaji Al-Qur’an setiap malam. Ibu-ibu pengajian juga memanfaatkan buku yang ada untuk meningkatkan keterampilan,” ujarnya, dikutip dari jatengprov.go.id, Rabu (8/4/2026).
Ia menambahkan, saat ini Kampung Literasi telah didukung sekitar 1.000 koleksi buku, mulai dari cerita anak, buku keterampilan memasak, hingga buku edukasi lainnya. Bantuan tersebut berasal dari Perpustakaan Nasional, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta program tanggung jawab sosial perusahaan.
Baca Juga: Pemkab Batang Luncurkan Jaminan Sosial untuk 6.558 Guru Madin dan TPQ, Anggarkan Rp 10,4 Miliar
Pegiat literasi Kurnia Hidayati menilai, gerakan “Sak Minggu Sak Buku” tidak hanya berdampak pada peningkatan minat baca, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM).
“Dari kebiasaan membaca akan muncul ide-ide kreatif yang bisa dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi,” jelasnya.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Batang, Faelasufa Faiz Kurniawan, menegaskan bahwa program ini menyasar anak usia dini hingga sekolah dasar melalui berbagai aktivitas edukatif, seperti diskusi, membaca bersama, hingga literasi digital.
Ia juga menekankan pentingnya pembiasaan anak untuk membawa pulang buku setiap akhir pekan dan mempresentasikan atau mengulas isi bacaannya di awal pekan.
“Ini bukan sekadar membaca, tapi juga melatih pemahaman dan keberanian anak dalam menyampaikan gagasan,” katanya.
Baca Juga: DPUPR Batang Gerak Cepat Tangani Longsor Pranten, Alat Berat Diterjunkan
Ke depan, program “Sak Minggu Sak Buku” bersama pengembangan Kampung Literasi akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Batang.
Pemerintah daerah pun berkomitmen memberikan dukungan anggaran tambahan bagi wilayah yang dinilai memiliki potensi pengembangan literasi paling besar.
Dengan gerakan ini, Pemkab Batang berharap budaya membaca dapat tumbuh sejak dini dan menjadi fondasi dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan produktif. (*)