semarang

Puting Beliung Terjang Gedawang Kota Semarang, 65 Rumah Warga Rusak, Agustina Wilujeng Gercep Salurkan Bantuan

Senin, 6 April 2026 | 18:10 WIB
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, secara langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak pada Senin (6/4), di Balai Kelurahan Gedawang. (Humas Pemkot Semarang)

KONTENJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat dalam menangani dampak bencana angin puting beliung yang merusak puluhan rumah warga di Kelurahan Gedawang, Kecamatan Banyumanik.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak di Balai Kelurahan Gedawang, pada Senin (6/4/2026).

Bencana yang terjadi pada 30 Maret lalu itu mengakibatkan 65 rumah di RW 02 dan RW 03 mengalami kerusakan.

Sejak hari kejadian, Pemkot Semarang bersama warga langsung bergerak melakukan penanganan darurat, mulai dari pendataan korban, pembersihan lingkungan, hingga distribusi bantuan.

Agustina menegaskan pentingnya respons cepat dari seluruh jajaran pemerintah dalam menghadapi bencana. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang untuk sigap dalam setiap situasi darurat.

“Begitu ada bencana, laporan dari RT atau RW harus segera masuk ke kelurahan dan langsung ditangani. Semua harus gerak cepat,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Semarang Beri Diskon PBB 10 Persen, Warga Bisa Manfaatkan Layanan Jemput Bola

Ia memastikan penanganan awal telah dilakukan secara terkoordinasi oleh berbagai pihak, mulai dari kelurahan, BPBD, hingga dinas teknis. Bantuan darurat seperti sembako, selimut, dan terpal sudah disalurkan sejak hari pertama, sementara penanganan pohon tumbang dilakukan bersama warga.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama percepatan penanganan. Sejumlah perangkat daerah seperti Disperkim, DPU, dan BPBD menjadi ujung tombak penanganan fisik, sedangkan Dinas Sosial fokus pada penanganan dampak sosial.

“Setelah penanganan fisik, Dinas Sosial harus segera menyelesaikan persoalan sosial yang muncul,” ujarnya.

Selain bantuan darurat, Pemkot Semarang juga menyiapkan bantuan stimulan sebesar Rp20 juta untuk setiap rumah terdampak. Bantuan tersebut akan disalurkan setelah melalui proses verifikasi oleh pihak kelurahan dan organisasi perangkat daerah terkait.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan, sehingga warga dapat segera kembali menempati rumah mereka.

Baca Juga: Dari Balap hingga Sepak Bola, Semarang Padat Agenda Olahraga pada April 2026 Ini

Agustina menegaskan, pemulihan pascabencana harus dilakukan secara cepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia pun berharap warga Gedawang bisa segera bangkit dari musibah yang terjadi.

“Mudah-mudahan kita semua diberkati dan tidak lagi ada bencana yang lebih besar di Gedawang,” pungkasnya. (*)

Tags

Terkini