Diketahui, jumlah massa pun meningkat menjadi sekitar 500 orang saat insiden terjadi.
Dilaporkan, 4 unit sepeda motor dibakar hingga barang-barang dari dalam rumah dikeluarkan dan ikut rusak di lokasi kejadian.
Rumah tersebut juga sempat dibakar, meskipun api tidak langsung membesar karena bangunan terbuat dari beton.
Tempat Dugem Ikut Digeruduk
Sehari setelah insiden tersebut, oknum warga dilaporkan kembali ramai-ramai mendatangi sebuah rumah yang diduga menjadi tempat hiburan malam di wilayahnya, pada Sabtu, 11 April 2026.
Pada video yang beredar, ribuan massa warga Panipahan dilaporkan mengamuk hingga menghancurkan rumah 'family karaoke' yang diduga menjadi tempat dugem hingga transaksi jual beli narkoba di wilayah mereka.
Baca Juga: Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita Diamankan Polisi, Begini Kronologinya
Saat insiden, salah seorang oknum warga yang membeberkan bukti rumah tersebut yang dinilai kerap dijadikan sebagai tempat dugem alias hiburan malam.
"Ini apa, mohon kerja samanya," ujarnya di hadapan para rombongan polisi.
Respons Pihak Kepolisian
Secara terpisah, Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan pihaknya memahami keresahan masyarakat setempat terhadap peredaran narkoba.
Meski demikian, Isa memastikan pihak kepolisian menolak apabila terjadi tindakan main hakim sendiri.
"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam memerangi narkoba," kata Isa dalam keterangannya, pada Sabtu, 11 April 2026.
"Namun, tindakan anarkis dan perusakan tidak dapat dibenarkan secara hukum, penegakan hukum adalah kewenangan aparat," tegasnya.
Baca Juga: Program MBG Disorot, Aksi Kepsek Paksa SPPG Makan Sendiri Jadi Perbincangan Warganet
Artikel Terkait
Program MBG Disorot, Aksi Kepsek Paksa SPPG Makan Sendiri Jadi Perbincangan Warganet
Ekonomi Syariah UIN Walisongo Semarang Jadi Prodi Terfavorit di SPAN-PTKIN 2026
Viral! Rumah Pasutri di Pati Dirobohkan Pakai Ekskavator di Tengah Proses Cerai
Undip Semarang Lebih Dulu Jalankan Makan Bergizi Gratis Lewat Food Truck untuk Mahasiswa
Viral! Momen Menegangkan Evakuasi Dua Wisatawan Terjebak Arus Deras di Curug Gomblang Banyumas
17 Kado Istimewa Warnai Perayaan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang
Viral Sumpah Injak Al-Qur’an, Dua Wanita Diamankan Polisi, Begini Kronologinya
Pengurus NU Tanggungharjo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Demak, Haru Warnai Kunjungan ke Pengungsian
Diresmikan Mendikdasmen, SMA Sainstek Salatiga Usung Pendidikan Sains Berbasis Islam
Diduga Semalaman Terapung di Laut, 3 Nelayan Asal Banten Akhirnya Diselamatkan Pemancing yang Melintas