Baca Juga: FISIP Undip Bedah Buku Politik Teknokratis, Kupas Strategi Menang Pemilu dan Isu Interseksionalitas
Program ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapat pekerjaan tambahan, seperti yang dirasakan oleh Amanda Herbudiarti dan Yonathan Gutom Prayoga yang terlibat sebagai kru lapangan.
Mahasiswa dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis ini mengaku mendapatkan pengalaman berharga di bidang food and beverage (F&B), sekaligus berkontribusi membantu sesama mahasiswa dan mendapat jaringan teman dari berbagai fakultas.
Di sisi lain, mahasiswa penerima manfaat seperti Hassya Marella Istanto dari Fakultas Teknik mengungkapkan apresiasi atas variasi menu yang ditawarkan, mulai dari olahan ikan dori hingga daging sapi, yang sangat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi harian mereka selama menempuh studi di perantauan.
Selain dilaksanakan di kampus utama Undip di Tembalang, Food Truck juga dilaksanakan di Kampus Undip di Pekalongan, Jepara, Rembang, dan Batang di mana pelaksanaannya dilaksanakan di unit masing-masing.
Program Undip Food Truck ini menunjukkan keseriusan Universitas Diponegoro dalam melihat mahasiswa sebagai pilar utama keberhasilan proses belajar mengajar.
Program ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial Undip, terutama dalam menjalankan semangat Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat. (*)
Artikel Terkait
Program MBG Disorot, Aksi Kepsek Paksa SPPG Makan Sendiri Jadi Perbincangan Warganet
Ekonomi Syariah UIN Walisongo Semarang Jadi Prodi Terfavorit di SPAN-PTKIN 2026
Viral! Rumah Pasutri di Pati Dirobohkan Pakai Ekskavator di Tengah Proses Cerai