"Salah satu lembaga survei memberikan penilaian yang menurut pandangan kami sangat tidak objektif dan tidak realistis," kata Idrus di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu 22 Januari 2025.
Menurut Idrus, kinerja Bahlil sebagai Menteri ESDM selama ini sangat positif. Ia menyayangkan hasil survei yang dianggap hanya menilai sebagian kecil dari tugas Bahlil.
"Setelah kami pelajari, ternyata penilaian yang diberikan hanya pada sektor tertentu dan tidak dilihat dalam perspektif yang lebih menyeluruh," tambahnya.
Baca Juga: Penanganan Kolaboratif dan Terpadu Sukses Minimalkan Risiko Banjir di Kota Semarang
Idrus menegaskan bahwa penilaian Celios bersifat parsial dan tidak mencerminkan keseluruhan pekerjaan Bahlil di Kementerian ESDM.
"Penilaian yang dilakukan lembaga tersebut tidak komprehensif dan tidak terintegrasi, sehingga tidak dapat dijadikan dasar objektif untuk memberikan justifikasi," tutupnya.
Artikel Terkait
Gol Menit Akhir Antarkan Persip Pekalongan Raih Kemenangan Tipis 1-2 Saat Bermain di Kandang Persekama Kabupaten Magelang
Mendikdasmen Sampaikan Hasil Rapat Kabinet tentang Sistem PPDB
Setelah Demonstrasi, Neni Herlina dan Mendiktisaintek Berdamai
Inilah Yang Beda di Pasar Imlek Semawis Tahun 2025, Penasaran?
The All-New Mazda CX-80 Resmi Meluncur di Kota Semarang
Meriahnya Pasar Imlek Semawis 2025 di Kota Semarang
Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari untuk Longsor Pekalongan, Proses Pencarian Korban Hilang Masih Berlanjut
Kantor Imigrasi Semarang Peringati HBI ke-75 dengan Tabur Bunga
Penanganan Kolaboratif dan Terpadu Sukses Minimalkan Risiko Banjir di Kota Semarang
MIND ID Mediapreneur Talks Promedia di Kota Medan 2025: Bincang Hangat Seputar Media, Publisher Right, hingga Tren Iklan Digital