Warga Kauman yang turut dilibatkan dalam program padat karya, Mashuri (52) mengatakan senang bisa turut andil dalam pembersihan enceng gondok ini. Kesehariannya, Mashuri berprofesi sebagai pedagang. Sebelumnya, dia juga pernah membuat kerajinan enceng gondok. Misalnya seperti tas, sepatu, sandal, dan sebagainya.
''Saya akhir-akhir ini ingin memunculkan ide kreativitas untuk membuat kerajinan dari enceng gondok. Selain ikut bersih-bersih, saya rencananya ingin mencari dan mengumpulkan limbah enceng gondok ini. Untuk bahan yang bisa diolah menjadi kerajinan seperti tas, sepatu, sandal, dan sebagainya,'' beber dia.
Terlebih, sekarang banyak warga di lingkungannya yang tengah menganggur, sehingga ingin mengajak warga agar bisa memanfaatkan limbah enceng gondok menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi tinggi.
''Kalau panjang enceng gondok ini memenuhi syarat sekitar 10 sentimeter lebih bisa dibuat kerajinan. Enceng gondok ini kemudian dijemur kurang lebih 2 minggu. Setelah kering, nantinya bisa diolah menjadi kerajinan. Sebelumnya, saya pernah produksi sendiri, enceng gondoknya harus membeli ke daerah Rawa Pening di Kabupaten Semarang,'' imbuhnya.
Untuk enceng gondok di Kota Pekalongan, kata Mashuri, sebenarnya bisa dimanfaatkan lagi. Harga jual kerajinan dari limbah enceng gondok, kisaran Rp20 ribu untuk sandal, tas bisa mencapai Rp100 ribuan.
''Terlebih, kerajinan enceng gondok ini lebih awet dan bisa diekspor hingga beberapa negara seperti Jepang, Perancis, dan lain-lain,'' pungkasnya.***
Artikel Terkait
Penerimaan Pajak Kota Pekalongan Telah Terealisasi Rp77,46 miliar atau Hampir 75 Persen di Triwulan Ketiga 2024
Warga Wuled Beramai-Ramai Demo di Kantor Kecamatan Tirto, Warga Tuding Camat Tirto Lindungi Kades Wuled yang Bermasalah dan Bertemu Secara Rahasia
Setelah Dapat Rekomendasi dari DPP PDIP, Gumelar Akhirnya Dilantik Jadi Wakil Ketua II DPRD Kota Pekalongan Periode 2024-2029
Kakanwil Kemenkumham Jateng Pastikan Tes CPNS Tahun 2024 Adil dan Transparan
Bawaslu Kota Pekalongan Lakukan Penertiban Alat Peraga Kampanye yang Melanggar Aturan Pemasangan, di Empat Kecamatan di Kota Batik
Pasangan Andika Perkasa dan Hendi Gelar Deklarasi Pengusaha Perkasa Hebat Jateng di Kota Pekalongan, Rangkul Para Peserta dari Gen Z dan Millenial
Pemuda Pancasila Kota Pekalongan Menyatakan Dukungan Bagi Aaf dan Hendi, Merupakan Dua Kadernya yang Maju di Pilkada 2024
Nusron Wahid Jadi Menteri, Pengamat: Awas Jangan Politisasi Program Pemerintah di Pilkada Kudus 2024
Relawan Andika - Hendi Gelar Turnamen Bola Voli
Bawaslu Datangi Pertemuan Paguyuban Kades Kabupaten Pemalang, Terindikasi Diarahkan Mendukung Salah Satu Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng