Ia juga membuka peluang dukungan dari berbagai pihak, termasuk program CSR untuk penyediaan tandon air di tingkat RT maupun RW.
Waspada Kebakaran dan Bencana Turunan
Selain kekeringan, BPBD juga mengingatkan potensi bencana lain selama musim kemarau, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman.
Masyarakat diimbau menyiapkan peralatan sederhana seperti alat pemadam api ringan (APAR) atau pompa air, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pemicu kebakaran.
Bergas menekankan pentingnya menjaga kawasan hutan, termasuk bagi para pendaki agar tidak membuang sampah sembarangan atau puntung rokok yang bisa memicu kebakaran.
Baca Juga: Pemprov Jateng Kebut Penanganan Banjir Demak, Fokus Pemulihan dan Solusi Jangka Panjang
Ia mencontohkan dampak jangka panjang kebakaran hutan yang pernah terjadi di kawasan Gunung Slamet, yang berkontribusi terhadap bencana lanjutan seperti banjir bandang akibat kerusakan vegetasi.
“Kerusakan hutan bisa berdampak panjang, termasuk memicu bencana saat musim hujan berikutnya,” pungkasnya. (*)
Artikel Terkait
Pemkot Pekalongan Hapus Denda PBB April 2026, Warga Bisa Bayar Pajak Tanpa Beban Tambahan
Banjir Hitam di Sukoharjo Diduga Akibat Limbah Oli Bekas, Warga Kesulitan Bersihkan Rumah
Pemkot Semarang dan Bea Cukai Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal, Selamatkan Rp 7,6 Miliar Keuangan Negara