Baca Juga: Persatuan Driver Dukung Andika - Hendi di Pilgub Jateng
"Jadi kita ini, umat Islam itu diajarkan agar bisa bertoleransi dan memilih pemimpin yang baik untuk kita. Warga Di kota semarang jelas tidak mempermasalahkan pemimpin yang berlatar belakang berbeda,” ujarnya.
Mbah Daroji menuturkan pimpinan di level kepala daerah itu bertanggungjawab secara manajerial kepada masyarakat.
“Karena pemimpin itu kan bertanggungjawab secara manajerial kepada masyarakat, bukan latar belakangnya,” tuturnya.
Meski begitu, Mbah Daroji sekali lagi tidak akan memaksa masyarakat memilih salah satu calon. Dia menyerahkan pilihan berdasarkan pertimbangan masing-masing pemilih.
Baca Juga: Rumah Kebangsaan Hadirkan Lebih Dari 1000 Perwakilan dari 16 Kecamatan untuk Dukung Agustin - Iswar
“Tapi untuk pilihan monggo hak masing-masing,” tutupnya.(**)
Artikel Terkait
Yoyok Sukawi dan Joko Santoso Bakal Libatkan Tokoh Agama untuk Wujudkan Semarang Maju Bermartabat
Anak Muda Curhat ke Yoyok Sukawi di Acara Nobar Timnas Indonesia, Fasilitas Industri Kreatif Masih Kurang
Program Internet Gratis Yoyok-Joss, Terintegrasi dengan Semarang Smart Response
Gelar Operasi JAGRATARA Tahap III, Keimigrasian Jateng Amankan 11 Orang WNA
Dengarkan Keluhan Warga Mijen, Yoyok Sukawi Siapkan Kajian untuk Urai Persoalan Kemacetan
Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan Jalin Kerjasama, Tingkatkan Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Lalu Lintas
Evaluasi Wawancara TPN di Imigrasi Semarang untuk WBBM
Kota Semarang Punya Potensi Pengembangbiakan Sapi Wagyu
Yoyok Sukawi Terkesan Upaya Pelestarian Batik, Saat Berkunjung ke Sanggar Batik Semarang 16
Temani Istri Belanja di Pasar Peterongan, Yoyok Sukawi Malah Jadi Rebutan Foto Ibu-ibu