• Jumat, 1 Juli 2022

5 Obat Hepatitis Alami Yang Ampuh. Mudah dicari dan Bisa Dicoba di Rumah

- Selasa, 17 Mei 2022 | 20:10 WIB
5 Obat Hepatitis Alami Ampuh. Mudah dicari dan Bisa Dicoba di Rumah/jovee.id (Tirta JK)
5 Obat Hepatitis Alami Ampuh. Mudah dicari dan Bisa Dicoba di Rumah/jovee.id (Tirta JK)

KONTENJATENG.COM - Saat ini sedang hangat-hangatnya Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada penyakit hepatitis misterius akut.

Dilansir dari berbagai sumber, penyakit hepatitis misterius akut ini diketahui menyerang anak-anak usia satu hingga 16 bulan. Di Indonesia sendiri kasus tersebut sudah banyak ditemukan, bahkan ada 7 anak meninggal diduga akibat hepatitis misterius.

Munculnya KLB hepatitis misterius akut membuat banyak orang bertanya-tanya, adakah obat hepatitis alami?

Baca Juga: Setelah Film Horor KKN di Desa Penari. Siap-siap Film Horor Baru “Sewu Dino”

Tentang hepatitis misterius akut, Hepatitis merupakan kondisi peradangan di organ hati yang disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari infeksi virus, kebiasaan mengonsumsi alkohol, penggunaan obat-obatan tertentu, penyakit autoimun, dan infeksi cacing hati. Jika disebabkan oleh infeksi virus, hepatitis bisa menular ke orang lain.

Melansir Sehatnegeriku.kemkes.go.id, Selasa (17/5/2022), Prof. Hanifah yang merupakan dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi RSCM FKUI menyebutkan, gejala umum dari penyakit hepatitis misterius akut ini di antaranya mual, muntah, sakit perut, diare, dan terkadang disertai demam ringan.

Gejala dapat berlanjut dengan air kencing berwarna pekat seperti teh, BAB putih pucat, kulit & mata kuning, bahkan sampai penurunan kesadaran.. Jika tidak ditangani dengan baik, hepatitis misterius akut dapat menimbulkan komplikasi, seperti gagal hati, sirosis, atau kanker hati (hepatocellular carcinoma).

Baca Juga: LEBIH SERU AJAK TEMAN !! BERIKUT LINK RESMI NONTON FILM HOROR KUNTILANAK 3 2022 PLUS CARA PESAN TIKETNYA

Setiap jenis hepatitis misterius akut memiliki gejala yang berbeda, sehingga pengobatan yang diberikan pun turut berbeda, sesuai dengan jenis penyakit dan kondisi pasien tersebut. Umumnya, dokter akan mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat keparahan kerusakan hati, kondisi kesehatan pasien, hingga jumlah virus yang menginfeksi.

Halaman:

Editor: Arif Nugroho

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X