KONTENJATENG.COM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang berencana untuk menaikkan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) bagi operator Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat peremajaan armada di tengah tantangan operasional sepanjang tahun 2024.
Kepala BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menjelaskan bahwa kenaikan BOK diharapkan dapat mendorong operator untuk melakukan perawatan armada lebih optimal dan mempercepat peremajaan bus.
Baca Juga: PBNU Angkat Bicara Soal Usulan Zakat Bantu Danai Makan Bergizi Gratis
“Dengan BOK yang memadai, operator dapat memastikan armada selalu dalam kondisi prima, sehingga mengurangi risiko asap hitam, kebakaran, dan mogok di jalan seperti yang terjadi sebelumnya,” ujar Haris.
Sebanyak 305 unit bus Trans Semarang, termasuk bus pemerintah yang telah beroperasi selama 8 tahun, memerlukan peremajaan.
Kenaikan BOK diharapkan memfasilitasi proses ini, agar masyarakat dapat menikmati layanan transportasi yang lebih aman dan nyaman.
Dishub Kota Semarang berkomitmen untuk menciptakan kerja sama harmonis dengan operator BRT. Kenaikan BOK dipandang sebagai apresiasi dan dukungan pemerintah terhadap operator dalam menyediakan layanan transportasi publik yang berkualitas.
Rencana kenaikan BOK akan dikaji mendalam pada akhir Januari 2025, dengan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk DPRD Kota Semarang, untuk menghasilkan keputusan yang tepat dan transparan.
Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Rukiyanto, menyambut baik rencana ini dan menekankan pentingnya peremajaan armada demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Baca Juga: Tol Semarang-Demak: Solusi Banjir Rob dan Dorong Ekonomi Lokal
"Kami menyambut baik rencana kenaikan BOK untuk operator BRT Trans Semarang. Harapannya, hal ini bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna BRT dan juga masyarakat," ujar Rukiyanto.
Melalui kenaikan BOK dan kerja sama yang solid antara pemerintah dan operator, Dishub Kota Semarang optimis BRT Trans Semarang bisa menjadi solusi transportasi yang andal, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Kolaborasi Apik Antar Juru Taktik Belanda? Begini Kata Gelandang Andalan Era STY
Biaya Haji 2025 Turun Lagi: Dukungan Arab Saudi Bantu Ringankan Beban
Man City Imbang Lawan Brentford: Cedera dan Drama Rumah Tangga Guardiola
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Dibuka: Raih Kesempatan Studi dan Tunjangan Lengkap
Viral Aplikasi Koin Jagat Bikin Heboh, Hadiah Uang Tunai Jadi Perbincangan Hangat
Prabowo Dorong Aturan Ketat Medsos Anak, Belajar dari AS dan Australia
Tol Semarang-Demak: Solusi Banjir Rob dan Dorong Ekonomi Lokal
KA Sancaka Utara Kembali Beroperasi: Relasi Diperpanjang Hingga Cilacap
Berusaha Tetap Perhatikan Kesehatan, Wartawan PWI Kota Pekalongan Melakukan Medical Check Up Bersama-Sama dalam Rangkaian Hari Pers Nasional 2025
PBNU Angkat Bicara Soal Usulan Zakat Bantu Danai Makan Bergizi Gratis