• Selasa, 26 Oktober 2021

Peringati Hari Bahasa Isyarat, Shopee bersama Gerkatin Kota Surakarta Latih Teman Tuli Bisnis Digital

- Kamis, 23 September 2021 | 13:51 WIB
Shopee membuka kelas pelatihan bisnis digital untuk teman Tuli di Solo. (dokumentasi Shoppe)
Shopee membuka kelas pelatihan bisnis digital untuk teman Tuli di Solo. (dokumentasi Shoppe)

KONTENJATENG.COM - Dalam momen Hari Bahasa Isyarat Internasional hari ini, Shopee mengumumkan pembukaan kelas pelatihan bisnis digital dasar yang ditujukan untuk teman Tuli di Solo.

Bersama dengan Komunitas Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Kota Surakarta, pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teman Tuli akan dasar-dasar bisnis online, untuk meningkatkan pemahaman mereka demi mewujudkan kemandirian ekonomi.

Sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM, Shopee ingin membantu memberdayakan komunitas lokal melalui pelatihan dan pendampingan agar para teman Tuli juga bisa memulai berbisnis secara online dan menjadi calon pelaku UMKM berdaya. Pelatihan ini akan dilakukan di Kampus UMKM Ekspor Solo yang telah dibuka sejak Mei lalu.

Seperti diketahui, pandemi COVID-19 yang melanda Tanah Air membuat sejumlah orang kehilangan pekerjaan termasuk kelompok difabel. Kementerian Ketenagakerjaan menyebut, di tahun 2020, jumlah pengangguran terbuka kelompok difabel di Indonesia mencapai 247.000 orang1 atau TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) sebesar 3 persen.

Keterbatasan pengetahuan dan sulitnya mendapat akses pada informasi menjadi kendala terbesar bagi kelompok difabel, termasuk Teman Tuli untuk bisa mandiri di tengah pandemi. Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira menjelaskan tujuan program ini.

Baca Juga: Hipmi Kota Semarang Kepengurusan Tristan Panolan Akan Gandeng UMKM dan Influencer

“Kami percaya bahwa setiap orang harus memiliki akses yang sama untuk mendapatkan peluang terlepas dari latar belakang atau kemampuan mereka. Setelah membuka Kampus UMKM Shopee Ekspor di beberapa kota sejak Mei lalu, kami ingin terus memperluas jangkauan kami dalam memberikan pelatihan bagi lebih banyak komunitas. Saat berdialog dengan Gerkatin, kami menemukan fakta bahwa banyak teman Tuli yang kehilangan pekerjaan selama masa pandemi,” bebernya.

Data Kemenaker mencatat jumlah pengangguran terbuka kelompok difabel tahun 2020, masih belum paham tentang bisnis online, padahal ada banyak sekali kesempatan yang bisa mereka ciptakan di tengah era digital ini.

“Karenanya, di Hari Bahasa Isyarat Internasional hari ini Shopee senang dapat mengumumkan pembukaan pelatihan bagi Teman Tuli dan berharap bahwa ini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk menciptakan lebih banyak peluang bagi mereka,” jelas Radynal.

Ketua DPC Gerkatin Kota Surakarta, Galih Saputro menyambut baik program pelatihan ini dan berharap bisa menambah wawasan dan ketertarikan Teman Tuli Solo untuk memulai bisnis digital.

Halaman:

Editor: Otong Fajari

Sumber: @shopee.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diskon 20% Buka Rekening Tabungan Emas di Pegadaian

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Info Loker September 2021, LPPOM MUI

Rabu, 22 September 2021 | 12:45 WIB
X