KONTENJATENG.COM - Usulan Ketua DPD RI, Sultan B Najamuddin, agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibiayai dari dana zakat telah memicu tanggapan dari berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Istana Kepresidenan.
Sultan berpendapat bahwa keterlibatan masyarakat melalui zakat dapat mendukung program andalan Presiden Prabowo Subianto ini.
“Saya melihat ada DNA dari negara kita, DNA dari masyarakat Indonesia itu kan dermawan, gotong royong. Nah, kenapa nggak ini justru kita manfaatkan juga,” ujarnya di Jakarta.
Baca Juga: Peningkatan Layanan Transportasi, BRT Trans Semarang Naikan Biaya Operasional
Namun, Wakil Ketua Umum MUI, Anwar Abbas, menekankan pentingnya mengikuti syariat dalam penggunaan dana zakat.
“Kalau dari dana zakat akan ada ikhtilaf atau perbedaan pendapat di antara para ulama, kecuali kalau makanan bergizi tersebut diperuntukkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga fakir dan miskin,” jelas Anwar.
Anwar menyarankan penggunaan infak dan sedekah yang lebih fleksibel untuk program MBG dan menganjurkan pelaksanaan program secara bertahap sesuai anggaran pemerintah.
Baca Juga: PBNU Angkat Bicara Soal Usulan Zakat Bantu Danai Makan Bergizi Gratis
Sementara itu, Kepala Staf Presiden, AM Putranto, menegaskan bahwa program MBG tidak akan menggunakan dana zakat.
“Jadi tidak ambil ke dana yang lain-lain. Beliau [Presiden Prabowo] sudah betul-betul luar biasa. Jadi tak ada dibilang ambil dari mana? Zakat. Wah, itu sangat memalukan itu ya. Bukan seperti itu kami,” kata Putranto.
Ia menyatakan pemerintah telah menganggarkan Rp71 triliun dari APBN untuk program tersebut, menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat tanpa melibatkan dana zakat.
Artikel Terkait
Biaya Haji 2025 Turun Lagi: Dukungan Arab Saudi Bantu Ringankan Beban
Man City Imbang Lawan Brentford: Cedera dan Drama Rumah Tangga Guardiola
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Dibuka: Raih Kesempatan Studi dan Tunjangan Lengkap
Viral Aplikasi Koin Jagat Bikin Heboh, Hadiah Uang Tunai Jadi Perbincangan Hangat
Prabowo Dorong Aturan Ketat Medsos Anak, Belajar dari AS dan Australia
Tol Semarang-Demak: Solusi Banjir Rob dan Dorong Ekonomi Lokal
KA Sancaka Utara Kembali Beroperasi: Relasi Diperpanjang Hingga Cilacap
Berusaha Tetap Perhatikan Kesehatan, Wartawan PWI Kota Pekalongan Melakukan Medical Check Up Bersama-Sama dalam Rangkaian Hari Pers Nasional 2025
PBNU Angkat Bicara Soal Usulan Zakat Bantu Danai Makan Bergizi Gratis
Peningkatan Layanan Transportasi, BRT Trans Semarang Naikan Biaya Operasional