• Kamis, 8 Desember 2022

Pengusaha Semarang Agus Hartono Merasa Diperas Penyidik Kejati Jawa Tengah

- Kamis, 24 November 2022 | 12:32 WIB
Agus Hartono bersama kuasa hukumnya, Kamaruddin Simanjuntak, saat mendatangi BPKP Jawa Tengah.
Agus Hartono bersama kuasa hukumnya, Kamaruddin Simanjuntak, saat mendatangi BPKP Jawa Tengah.

KONTENJATENG.COM - Pengusaha di Kota Semarang, Agus Hartono, merasa diperas oleh oknum penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Tak tanggung-tanggung, oknum penyidik Kejati Jawa Tengah meminta uang hingga Rp 10 miliar.

Permintaan uang tersebut berkaitan dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri, BRI Agroniaga, dan Bank BJB Cabang Semarang ke PT Citra Guna Perkasa pada 2016 silam.

Dalam suratnya, Agus Hartono menyebutkan bahwa pada saat pemeriksaan dirinya sebagai saksi pada Juli 2022 lalu, ia ditemui secara empat mata oleh oknum penyidik di ruang pemeriksaan.

Baca Juga: Inilah Bukti Foto Hot Mama Siti Badriah , Outfit Seksi ala Moana dan Rambut Curly Merah Jadi Sorotan Netizen

"Yang bersangkutan menyampaikan bahwa ada permintaan uang sebesar Rp 5 miliar per SPDP (surat perintah dimulainya penyidikan--red). Permintaan itu atas perintah Kajati yang saat itu dijabat Andi Herman," ungkapnya, Kamis (24/11/2022).

Sementara dalam penanganan perkara, Kejati Jawa Tengah telah mengeluarkan dua SPDP dan menetapkan Agus Hartono sebagai tersangka dua kali berturut-turut.

Yaitu berdasarkan SPDP yang dikeluarkan Kepala Kejati Jawa Tengah Nomor: PRINT-07/M.3/Fd.2/06/2022 tertanggal 20 Juni 2022. Dan SPDP Nomor: PRINT-09/M.3/Fd.2/06/2022 tertanggal 20 Juni 2022.

"Dari 2 SPDP itu, saya diminta Rp 5 miliar per SPDP. Sehingga total uang permintaan untuk 2 SPDP jumlahnya Rp 10 miliar," jelasnya.

Baca Juga: LIVE SEXY SUSAN VIRAL TIKTOK Jadi Buruan Warganet Tapi IsI Videonya Bikin Dosa Jariyah

Hanya saja, Agus Hartono tidak memenuhi permintaan uang tersebut. Hal itu pun berakibat pada penetapan tersangka dirinya atas dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian fasilitas kredit dari Bank Mandiri, BRI Agroniaga dan Bank BJB Cabang Semarang ke PT CGP. Padahal, Agus Hartono hanya berlaku sebagai penjamin atau avalis saja.

Halaman:

Editor: Arif Nugroho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RUU KUHP Disahkan Menjadi Undang-undang

Rabu, 7 Desember 2022 | 13:14 WIB
X